Tak kenal maka tak cinta

Pepatah Melayu ada mengatakan "Tak Kenal, Maka Tak Cinta". Demikianlah sikap kita terhadap Rasulullah SAW. Seseorang itu tidak akan menyambut kelahiran Rasulullah SAW jika tiada perasaan cinta terhadap baginda. Malahan sesetengahnya langsung tidak mempedulikan Rasulullah SAW, seolah-olah tiada apa-apa keistimewaan dengan kelahiran dan pengutusannya. Menyedihkan lagi, sebahagian daripada umat Islam lebih mengingati kelahiran paderi ' St. Valentino ' daripada mengingati Rasulullah SAW, lebih mengingati biodata para artis daripada biodata Rasulullah SAW. Beginikah kecintaan kita kepada seorang kekasih dan utusan Allah SWT? Justeru itu kita harus berasa bertanggungjawab untuk memaparkan biodata dan kronologi hidup Baginda SAW untuk tatapan dan ingatan kita bersama agar kita lebih mencintai kehidupan dan perjuangan Rasulullah SAW.

Khutbah Terakhir Rasullullah

Entah kenapa 10kali baca pun, kesedihan dan kesayuan tetap terasa.....bacalah anak-anakku,hayatilah.... jadikan pedoman hidup, insyaallah tidak akan sesat buat selama-lamanya

Khutbah terakhir Rasulullah s.a.w. disampaikan pada 9hb Zulhijjah Tahun 10 Hijriyah di lembah Uranah, Gunung Arafah


WAHAI manusia, dengarlah baikbaik apa yang hendak kukatakan.
Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini.
Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir disini pada hari ini.



Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak. Janganlah kamu sakiti sesiapa pun agar orang lain tidak menyakiti kamu lagi.

14 Feb - Harijadi ku

Assalamualaikum.............

sebenarnya bukan nak bercerita pasal harijadiku , takde apa yang istimewapun ..kita dah dilahirkan, maka jadilah umat yang berbakti

Tapi nak cerita pasal esok....12 rabiuawal ...Hari kelahiran Rasul junjungan kita

nak letak sikit sejarah kelahiran baginda buat bacaan putera putera tersayang dan semualah.

Mukadimah dulu.
Awan gelap Jahiliyah telah menutupi sepenuhnya Jazirah Arab. Perbuatan buruk dan haram, perang berdarah, perompakan, dan pembunuhan bagi memusnahkan seluruh kebajikan telah menyebabkan masyarakat Arab berada dalam situasi yang hina dan penuh kederhakaan. Pada waktu itulah muncul bintang pagi kemakmuran; suasana gelap itu kini disinari kelahiran Nabi Suci yang dinanti-nantikan. Mulalah langkah awal menuju pembangunan peradaban, kemajuan, dan kemakmuran bagi bangsa terbelakang ini. Segera cahaya ini menyinari seluruh dunia; asas-asas pengetahuan, kearifan, dan peradaban pun diletakkan.
Setiap lembaran kehidupan orang-orang besar layak dikaji dan diteliti dengan cermat. Kadang-kadang keperibadian seseorang demikian besar dan agung sehingga seluruh tahap kehidupannya, bahkan masa bayi dan kanak-kanaknya, menjadi misteri. Kehidupan orang-orang cerdas, pemimpin masyarakat dan pelopor kafilah peradaban, biasanya menarik dan mengandungi peristiwa-peristiwa aneh dan menakjubkan. Sejak lahir hingga mati, kehidupan mereka mengandungi misteri. Masa kanak-kanak dan remaja orang besar sungguh mengagumkan dan ajaib.

Sejarah Valentine's Day

Wahai anak-anakku, luangkan masa sekejap untuk membaca sejarah ini, dan jauhkan dirimu dari menyertainya. Sesungguhnya menjauhkan diri dari kekufuran adalah wajib
Berkasihsayanglah kita setiap hari, malah setiap saat....



SEJARAH VALENTINE'S DAY


The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentine's Day salah satunya festival Romawi yang disebut Lupercalia.


Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama-nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara rambang dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan objek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut (whiplash) orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.

valentine
Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity)


Lalu bagaimana dengan ucapan "Be My Valentine?" Ken Sweiger dalam artikel "Should Biblical Christians Observe It?" (www.korrnet.org) mengatakan kata "Valentine" berasal dari Latin yang berarti : "Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa". Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi "to be my Valentine", hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi "Sang Maha Kuasa") dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut Syirik, artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta'ala.

Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod "the hunter" dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!


Itulah sejarah Valentine's Day yang sebenarnya, yang seluruhnya tidak lain bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor. Bahkan tak ada kaitannya dengan "kasih sayang", lalu kenapa kita masih juga menyambut Hari Valentine? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa tahu asal usulnya?. Bila demikian, sangat disayangkan banyak teman-teman kita -remaja putra-putri Islam- yang terkena penyakit ikut-ikutan mengekor budaya Barat dan acara ritual agama lain. Padahal Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman, yang artinya:

"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawabnya"

(Al Isra' : 36)

Wallahua'lam


credit to mymesra.com.my